saat tiba
Sayang, mungkin sekarang waktunya telah tiba, waktu yang telah dengan sabar menunggui saat kapan kita tergelincir jatuh. Bila sekarang kupikir saat yang tepat, itu bukannya tanpa alasan. Ya kita bergerak tanpa tujuan. Aku menangkap tanda itu ketika angin berhembus tanpa senyum atau ketika kau melintas didepanku tanpa meninggalkan sapa. Pergilah. Walau ada perih dan sakit saling berebut mengisi kenangan yang hanya secawan itu.
baca lanjut...
0 komentar:
Post a Comment